Jumat, 25 Mei 2012

Aku Tahu sedang Kau Tak Tahu


Aku tahu kau mau
tapi aku mau kau tahu
Bahwa aku belum siap
untuk menjalani hiruk pikuk romantisme cinta

Kau ingin mengerti aku
tapi aku ingin kau mengerti
Bahwa aku ingin mencapai puncak langit dan bergumul dengan awan
saat raga ini masih mampu menopang jiwaku

Aku tahu kalau kau mencintaiku
tapi kau tak tahu kalau aku juga mencintaimu

Di matamu aku hanyalah seorang lelaki yang
Suka menghindar darimu
Suka mengecewakanmu
Suka mempermainkanmu
Suka menyakitimu
tapi aku melakukan itu karena itu adalah caraku untuk mencintaimu

I am

Senin, 05 Maret 2012

Kebengisan


Dar...Der...Dor...
Suara itu masih saja terngiang di telinga
Banyak orang tak berdosa
Telah menjadi korban kebengisanmu
Anak kecil menangis
Perempuan menjerit
Orang tua merangkak
Tapi kau masih saja tega menyiksa mereka
Aku hanya bisa terdiam melihat kebengisanmu
Terlebih lagi ketika kau tembak
Sesosok anak berusia 9 tahun
yang mencoba melawan kebengisanmu
Hanya dengan bermodalkan ketapel usang
Cukup...cukup...
Aku tak sanggup untuk melihatnya
Hati ini tak kuasa untuk menahan semua


Ingin rasanya aku membantu mereka
Tapi...ah...sudahlah...
Semoga kau mendapatkan hadiah yang setimpal
di “Hari Pembalasan” kelak

I am

Selasa, 24 Januari 2012

Hormat Palsu


Janganlah kau hormat karena bapakku
Jangan pula kau hormat karena ibuku
Apalagi kau hormat karena kakakku
Jikalau kau tak bisa hormat dengan apa adanya aku
Maka tak usahlah kau hormat padaku

I am

Senin, 23 Januari 2012

Sebuah Nama



Jika teringat nama itu
Aku selalu ingin
Menodai kertas-kertas putih yang tak berdosa dengan
sentuhan jemari nakal sang pulpen
Memberikan bogem mentah batu-batu yang berdiri kokoh menantang samudra dengan
palu baja hingga hancur remuk berserakan
Mencemari air suci penyejuk raga pembasuh lara dengan
selusin warna di atas kanvas polos yang tak tahu apa-apa hingga berceceran
Ya..hanya ketika teringat nama itu

Jika aku teringat sebuah nama
Hah... untuk apa mengingat nama itu
Toh nama itu tak kan mengingatku
Hanya akan menguak lara yang selama ini terpendam dalam jiwa



I am



Sabtu, 21 Januari 2012

Sekuntum Bunga Anggrek



Sekuntum anggrek tumbuh dan bersemi
Bersemi indah di halaman tetangga
Keindahannya menyebar hingga
Seantero raya serta
Menebarkan benih-benih mimpi

Tetapi anggrek itu tlah tumbuh di
halaman tetangga
Dan tak kuasa aku tuk mengambilnya
Ah... mimpi
Hanya akan tetap menjadi mimpi

Sekuntum anggrek tetap berseri
Teruslah berseri
Hingga saat aku tak bisa melihatnya lagi
Di sini aku hanya bisa menikmati
Pesona anggrek dari pintu halaman rumahku sendiri



I am